SELAMAT  DATANG  DISITUS  "MEDIA BELAJAR OTOMOTIF"  MEDIA SEPUTAR TEKNOLOGI  |  OTOMOTIF  |  MOTIVASI  |  BISNIS  DAN  INTERNET  ===> TERIMA  KASIH  ATAS  KUNJUNGAN  ANDA <=== 

Cara Memilih Pasangan Hidup

Tentang Jodoh

Diantara Dua Pilihan
Saudaraku  yang dimuliakan Allah SWT,

Dalam memilih jodoh memang diperlukan pertimbangan yang matang.
Pertimbangan pertama adalah tingakt kesholihannya. Saran saya jangan melihat kesholihan dari penampilan luarnya saja (misalnya dari sholat, baca Qur’an, pakaian keislaman atau akhlaqnya), tapi juga penampilan dalam (karakter) kesholihan yang lebih azazi, yakni aqidahnya. Mana diantara dua calon Anda tersebut yang aqidahnya lebih kuat. Contohnya keyakinannya terhadap pengawasan Allah, keyakinan terhadap rezeki yang datangnya dari Allah, yang tidak melakukan bid’ah dan khurafat, yang tidak melakukan kemusyrikan, dan lain-lain. Anda bisa mengetahui tentang ciri-ciri orang yang beraqidah kuat dari buku-buku yang membahas masalah tersebut atau bertanya kepada ustadz/ustadzah di sekitar Anda.

Jadi siapa yang Anda pilih ? yaitu yang aqidahnya paling kuat dan penampilan luarnya (akhlaq dan ibadahnya) juga paling baik. Baru setelah itu Anda memilih berdasarkan aspek kadar cinta Anda dan kepatuhan kepada perintah orang tua. Sedang faktor-faktor lain seperti kemapanan, tingkat pendidikan, penampilan dan lain-lain tidak begitu relevan dalam memilih jodoh menurut Islam.

Saran saya, coba tanya sekali lagi kepada hati nurani Anda yang mana di antara dua calon tersebut yang paling Anda cintai. Cinta adalah bahasa perasaan, yang kadangkala tidak bisa dirasionalkan. Oleh sebab itu, tanya kembali kepada hati Anda (bukan logika) siapa yang paling Anda cintai.

Lalu tentang pertimbangan orang tua harus juga dimasukkan sebagai faktor penentu dalam memilih jodoh, apalagi bagi perempuan. Dalam Islam, ridho orang tua bagi anak perempuan yang akan menikah lebih mutlak daripada ridho orang tua terhadap anak lelakinya yang akan menikah. Hal itu dikarenakan perempuan (gadis) tidak bisa menikahkan dirinya sendiri.

Jadi jika Anda sudah cenderung kepada salah satu di antara dua calon Anda, maka tugas Anda berikutnya adalah meminta ridho orang tua agar mereka setuju dengan pilihan Anda. Jika mereka tidak setuju (walau Anda telah melakukan berbagai upaya), maka lebih baik Anda mengalah dan menuruti pilihan orang tua agar tidak termasuk anak yang durhaka.

Demikian saran saya. Semoga Anda mendapatkan jodoh yang terbaik!

No comments:

Post a Comment